Hai, air mata. Mungkin kau adalah sahabat bagiku. Engkau selalu ada saat aku merasa sepi. Engkau selalu menemani dikala rasa sakit menggerogoti. Engkau selalu menanti saat sedih menyerang hati.
Aku...
Aku masih menunggunya. Setelah sekian lama mengarungi samudera penantian sendirian, dan tertangkap basah sedang mencintai sebuah kesemuan. Dia, adalah semu bagiku. Meskipun dia nyata dan ada, tapi...